Rabu, 23 Maret 2011

FIBER & RADIO ACCESS NETWORK

OPTICAL ACCESS NETWORK

*      KONFIGURASI UMUM
*      INTERFACE V5.X
*      TRANSPORT ( OPTIC )‏

Mengapa OAN ?

Akses tembaga
1. Jarak max dari sentral sekitar 10 km sehingga perlu banyak sentral
2.Catuan terpusat di sentral
3.Modul plg (SLMA) kap 8 sst
4.Tergantung pada satu pabrikan
5.Pemeliharaan dan penyambungan relatif mudah
6.Mudah terjadi interferensi dan penyadapan sederhana bisa dilakukan
7.Bit rate rendah

Akses Fiber
1.Jarak max tergantung sensitifitas optic ( saat ini terjauh sekitar 120 km)‏
2. Catuan setempat
3.Modul plg variatif tergantung merk (6-32 sst )‏
4.Bersifat open Product
5.Pemeliharaan dan penyambungan relatif sulit
6.Kedap terhadap interferensi , penyadapan sederhana tidak bisa dilakukan.
7.Bit Rate sangat tinggi

KONFIGURASI UMUM

  1. point to point
2. multi points ( star )




3. ring





Sistim Transmisi Optik
o        SDM (Space Division Multiplexing)‏
o        WDM (Wavelength Division Multiplexing)‏
o        TCM (Time Compression Multiplexing)‏






Interfaces dengan SENTRAL LOKAL
V5.X
  1. Interface analog  dua kawat (VF/CAS), diperlukan  primary multiplexer / channel bank (CB) untuk integrasi ke Jarlokaf.
  2. Interface 2 Mbit/s V5.1/V5.2


Interface V5.1 (2 Mbps)‏
  1. Bekerja berdasarkan prinsip multipleks statis
  2. Satu interface V5.1 terdiri dari hanya satu link E1 (2 Mbps) dengan maksimal 30 kanal pembicaraan
  3. Jenis layanan : PSTN, ISDN BRA
  4. Tidak ada konsentrasi tiap bearer channelnya
  5. Signalling time slot 15, 16 dan 31 digunakan sebagai TS signalling, pada kondisi normal menggunakan TS 16 (TS 16 mandatory)‏ 

Interface V5.2 (n x 2 Mbps)‏

  1. Bekerja berdasarkan prinsip multipleks dinamis
  2. Satu interface V5.2 dapat terdiri dari maksimal 16 link E1 (16 link 2 Mbps) yang berarti maksimal @ 480 kanal pembicaraan
  3. Jenis layanan : PSTN, ISDN BRA
  4. Terdapat  konsentrasi tiap bearer channelnya

Macam macam optik






sekian dulu ya.

 
 
 


0 komentar:

Posting Komentar