OPTICAL ACCESS NETWORK
Mengapa OAN ?
Akses tembaga
1. Jarak max dari sentral sekitar 10 km sehingga perlu banyak sentral
2.Catuan terpusat di sentral
3.Modul plg (SLMA) kap 8 sst
4.Tergantung pada satu pabrikan
5.Pemeliharaan dan penyambungan relatif mudah
6.Mudah terjadi interferensi dan penyadapan sederhana bisa dilakukan
7.Bit rate rendah
Akses Fiber
1.Jarak max tergantung sensitifitas optic ( saat ini terjauh sekitar 120 km)
2. Catuan setempat
3.Modul plg variatif tergantung merk (6-32 sst )
4.Bersifat open Product
5.Pemeliharaan dan penyambungan relatif sulit
6.Kedap terhadap interferensi , penyadapan sederhana tidak bisa dilakukan.
7.Bit Rate sangat tinggi
KONFIGURASI UMUM
- point to point
3. ring
Sistim Transmisi Optik
o SDM (Space Division Multiplexing)
o WDM (Wavelength Division Multiplexing)
o TCM (Time Compression Multiplexing)
Interfaces dengan SENTRAL LOKAL
V5.X
- Interface analog dua kawat (VF/CAS), diperlukan primary multiplexer / channel bank (CB) untuk integrasi ke Jarlokaf.
- Interface 2 Mbit/s V5.1/V5.2
Interface V5.1 (2 Mbps)
- Bekerja berdasarkan prinsip multipleks statis
- Satu interface V5.1 terdiri dari hanya satu link E1 (2 Mbps) dengan maksimal 30 kanal pembicaraan
- Jenis layanan : PSTN, ISDN BRA
- Tidak ada konsentrasi tiap bearer channelnya
- Signalling time slot 15, 16 dan 31 digunakan sebagai TS signalling, pada kondisi normal menggunakan TS 16 (TS 16 mandatory)
Interface V5.2 (n x 2 Mbps)
- Bekerja berdasarkan prinsip multipleks dinamis
- Satu interface V5.2 dapat terdiri dari maksimal 16 link E1 (16 link 2 Mbps) yang berarti maksimal @ 480 kanal pembicaraan
- Jenis layanan : PSTN, ISDN BRA
- Terdapat konsentrasi tiap bearer channelnya
Macam macam optik
sekian dulu ya.









0 komentar:
Posting Komentar